Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Khotbah Mar’08’ Category

Taburan Firman Tuhan

KEBAKTIAN MINGGU PAGI

30 Maret 2008

Pembicara : Pdt. Yusup Kunondo

TUHAN ITU DAHSYAT

Ayat bacaan: Mazmur 111:1-5.

PENDAHULUAN

Akhir2 ini kita orang percaya banyak melihat kedahsyatan Tuhan disekeliling kita. Saya baru kali kedua berkunjung ke Jawa Timur. Saya menyaksikan sendiri apa yang sering diberitakan dalam media massa, LUMPUR LAPINDO, begitu besarnya sehingga dipekirakan dapat menenggelamkan kota Sidoarjo. Beberapa peristiwa alam & kecelakaan terjadi di Indonesia maupun di dunia, menunjukkan kedahyatan Tuhan.

Raja Daud menunjukkan kedahyatan Tuhan, ketika Tuhan menyelamatkan menebus ummat pilihanNya, dari belenggu dosa, lewat pengorbanan Yesus di kayu salib di bukit Golgota dan kebangkitanNya pada hari ketiga. Tuhan mampu menyelesaikan dosa. Bukan hanya keselamatan saja, tetapi Tuhan sangat memberkati, menyertai bahkan mengasihi ummat yang percaya tebusanNya.

Kedahsyatan Tuhan diungkapan Daud, pada pembacaan firman Tuhan pada pagi hari ini. Kepada siapa Tuhan itu dahsyat?.

(more…)

Advertisements

Read Full Post »

Taburan Firman Tuhan

KEBAKTIAN MINGGU PAGI

09 Maret 2008

Pembicara : Pdt. Soemarjanto

KASIH PERSAUDARAAN

Peliharalah kasih persaudaraan “

Ibrani 13:1.

PENDAHULUAN

Marilah kita menghargai firman Tuhan, sebagai makanan rohani kita. Kita jemaat AM 64 Malang sudah mempunyai kasih persaudaraan (=KP), tetapi pagi hari ini firman Tuhan mempertegas lagi. Alkitab BIS : “ Hendaklah kalian tetap mengasihi ssl sebagai orang orang Kristen yang bersaudara. Jangan segan menerima di rumahmu “. Dari saya dapat dikatakan:“Lestarikan dan budayakan kasih persaudaraan “.

Inilah gaya hidup orang yang kudus yang mendapat bagian dalam panggilan surgawi. Itu tujuan hidup kita, supaya satu kali kelak kita sampai bertemu dengan Yesus yang mengasihi kita, tinggal bersama sama Dia di surga yang kekal.

AKHIR ZAMAN KP MEMUDAR

Jangan sampai KP memudar, terhilang. Jangan kehilangan semangat persekutuan, sebagai langkah menanggulangi situasi keadaan akhir zaman. Ketahuilah bahwa pada hari hari terakhir akan dating masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri. Mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tau berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawqa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. (2 Tim 3:1-9).

Di dalam ibadah ada kekuatan Allah!. Apa yang menjadi keperluan sdr?. Mintalah kepada Tuhan. Maka itu akan diberikan Tuhan kepada sdr!.Jangan sungkan untuk meminta kepada Tuhan. Sdr harus bisa mengambil keuntungan mengalami kuasa Tuhan dalam ibadah di gereja. Ibadah bilamana disertai dengan gembira, rasa cukup, besar khasiatnya. Datang ke hadlirat Tuhan, dengan hati yang penuh sukacita, …….tanggalkan beban dan kesedihan, ……. Kenakan jubah pujian!.

(more…)

Read Full Post »

RINGKASAN KHOTBAH

KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI /KKR IV

MINGGU, 23 MARET 2008

Pembicara : Pastor Steven Goh ( CHC Singapura )

ALLAH ITU SETIA

( Ulangan 7 : 9 )

Ketika orang menikah, mereka terikat perjanjian. Tidak ada orang yang menikah merencanakan akan bercerai. Mereka menikah dan ingin menikah sekali untuk selamanya, dan berjanji untuk tetap setia dan percaya kepada pasangannya dalam keadaan apapun.

Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, meskipun kita berdosa. Saat kita lahir baru, kita memiliki perjanjian dengan Tuhan, Tuhan berjanji terus setia kepada kita ( Mazmur 89 : 35 ). Kita diampuni bukan karena kebaikan kita tetapi karena Tuhan setia ! ( I Yohanes 1 : 9 ). Karena karakter Tuhan adalah Dia setia untuk selamanya. Tuhan tidak pernah berbohong, Dia pasti menggenapi setiap janjiNya kepada kita. Tuhan setia dan menepati FirmanNya. Kita dapat menantikan Tuhan, berjalan bersama Tuhan untuk menantikan janjiNya digenapi dalam hidup kita. ( Bilangan 23 : 19 ).

Saat jatuh dalam dosa, Adam menyalahkan Hawa dan Hawa menyalahkan ular. Mereka tidak mengakui dosa mereka di hadapan Allah sehingga mereka diusir dari Taman Eden. Tetapi Tuhan setia, Dia berjanji mengirimkan Yesus yang akan menghancurkan iblis dan mengampuni dosa. Saat kita mengakui dosa kita di hadapan Tuhan, Dia mengampuni kita karena Tuhan setia. Yesus mengambil kutuk akibat dosa kita sehingga kita bebas, karena Tuhan setia.

Tuhan adalah Tuhan yang setia ( II Tesalonika 3 : 3 ). Tuhan setia atas setiap Firman yang diucapkanNya. Tuhan tidak pernah gagal, tidak ada kebohongan dalam diriNya. Tetapi : Apakah kita setia ? Sering kita tidak setia, tetapi Tuhan tetap setia kepada kita ( II Timotius 2 : 13 ). Prinsip Tuhan tidak berubah, Dia setia terhadap FirmanNya. Dalam prinsip menabur dan menuai, kita harus menabur benih lebih dulu supaya kita dapat menuai. Tuhan akan memberi benih untuk setiap penabur. Mintalah kepada Tuhan benih untuk kita tabur. Jika kita terima benih dari Tuhan jangan dimakan tetapi taburlah sehingga kita akan menuai hasilnya. Taburkan benih di tanah yang subur ( pelayanan yang bagus ) sehingga ada tuaian besar. Setelah kita memiliki tuaian besar, kita dapat memberi kepada orang yang berkekurangan. Saat kita menabur, siramimbenih yang kita tabur itu dengan doa kita (berdoa dalam roh) supaya benih itu dapat bertumbuh dan memberi hasil. Saat kita setia mentaati Firman Tuhan, kita akan mengalami kemakmuran karena Tuhan setia. Bawa persembahan dan persepuluhan kita, ingat Tuhan itu setia, kita akan menuai apa yang kita tabur. Jangan menabur sembarangan atau dengan marah, karena kita tidak akan menuai apa-apa jika kita tidak menabur sesuai kehendak Tuhan.

Tuhan setia akan panggilanNya. Saat kita berjalan dalam hubungan dengan Tuhan, kesetiaanNya dimanifestasikan dalam kehidupan kita. ( I Tesalonika 5 : 24 ). Apakah kita setia ?

Read Full Post »

RINGKASAN KHOTBAH

KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI /KKR III

SABTU, 22 MARET 2008

Pembicara : Pastor Steven Goh ( CHC Singapura )

Kisah Para Rasul 10 : 37-38

Tidak ada kesedihan dan tangisan di surga. Suatu hari kelak kita akan bersama Yesus di surga. Yesus adalah Mesias, artinya yang diurapi ( dalam bahasa Yunani = Kristus berarti yang diurapi dan mengurapi ). Yesus adalah Mesias, dibuktikan dari banyaknya mujizat yang dibuat Yesus. Yesus menyembuhkan setiap orang yang sakit / dikuasai iblis ( Kisah para Rasul 10 : 37-38 ). Tuhan bukan awal penyebab penyakit, karena Tuhan menciptakan manusia sesuai gambarNya untuk hidup kekal, tetapi iblis datang membohongi manusia sehingga jatuh dalam dosa. Tuhan marah ketika melihat dosa, tetapi kasihNya lebih besar dari kemarahanNya. Bahkan ketika kita masih berdosa Tuhan kirimkan Firman Allah dan AnakNya untuk mangambil kutuk, dosa, sakit dan kelemahan kita sehingga kita yang percaya tidak binasa tetapi memiliki kehidupan Allah lagi.

Yesus adalah Firman Allah, Jika Firman Allah mengkontrol hidup kita, kita akan hidup dalam standar Allah yaitu menjadi kaya ( Yohanes 10 : 10 ) yang berarti mempunyai kuasa Tuhan dalam kita, semua kebutuhan kita dipenuhi, sehat, makmur. Makmur ( prosperity ) bukan berarti banyak uang yang dimiliki, tetapi berlimpah dengan Firman Tuhan ( prosperity with Words of God ). Jika Firman Tuhan ada dalam hati kita, kuasaNya juga dalam kita. Perkatakan Firman Tuhan dengan iman untuk mengalami berkat Tuhan, karena kalau kita berjalan dalam ketakutan dan tanpa iman kita tidak alami berkat Tuhan. Yesus menyembuhkan semua orang yang datang kepadaNya dengan percaya ( Matius 8 : 16; 12 : 15 ). Jika kita menjalin hubungan yang intim dengan Tuhan dan percaya setiap janji Tuhan dalam FirmanNya ( percaya terus menerus, tidak hanya saat menghadapi masalah ), Dia akan mengeluarkan kita dari masalah kita. Hidup kita akan berkecukupan, cukup untuk diri kita dan lebih untuk memberkati orang lain. Kita akan berjalan dalam penyediaan Tuhan. Kita tidak akan pernah kekurangan suatupun yang baik dari Tuhan. Karena itu kita harus memiliki kerelaan / mau ( willing ) hidup dalam Firman Tuhan, mempelajari dan mentaati Firman Tuhan. Kita mau hidup berjalan bersama Tuhan, bersekutu dengan Tuhan, mengalami kelahiran baru sehingga kita dapat mendengar suara Tuhan. Domba Allah pasti mengenal suara Allah ( Yohanes 10 : 4 ).

Read Full Post »

RINGKASAN KHOTBAH

KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI /KKR II

JUMAT, 21 MARET 2008

Pembicara : Drs. Wasito D.S.

RUMAH TANGGA ADALAH JANIN / EMBRYO GEREJA

Rumah Tangga adalah janin / embryo dari gereja, oleh kuasa Firman Allah dilahirkan menjadi gereja. Rumah tangga anak-anak Tuhan tidak dapat dipisahkan dari gereja. Yesus adalah kepala gereja seperti suami adalah kepala istri, dan hal ini menyangkut keselamatan surgawi. Jadi kita mengerti panggilan Tuhan untuk membangun rumah tangga karena rumah tangga anak-anak Tuhan adalah gereja Tuhan.

K A S I H

  • Dalam I Yohanes 4 : 16 dikatakan bahwa Allah adalah kasih. Ayat ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa Allah adalah kasih. Kata kasih dfalam ayat ini digunakan kata agape.

  • Matius 5 : 44 mengajar kita untuk mengasihi musuh. Kasih dalam ayat ini menggunakan kata agape

Tuhan tidak memberi tugas kepada orang-orang percaya di luar kemampuannya. Yang mustahil bagi dunia adalah mengasihi musuh, tetapi oleh Tuhan hal itu ditaruh di dalam hati kita orang percaya supaya hal yang mustahil itu menjadi tidak mustahil.

Musuh orang percaya adalah dunia yang tidak percaya ( Yakobus 4 : 4 ). Tetapi kriteria dari Allah ini tidak boleh kita benci, harus kita kasihi. Untuk dapat memenuhi target Allah yaitu mengasihi musuh kita, maka ada 3 ( tiga ) landasan / dasar yang kita perlukan, yaitu :

  • Bagaimana rumah Tangga anak-anak Tuhan

  • Apakah ada keharmonisan di luar rumah tangga anak-anak Tuhan

  • Apakah ada orang-orang yang mengasihi musuh ?

(more…)

Read Full Post »

KKR I Paskah 2008

RINGKASAN KHOTBAH

KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI /KKR I

KAMIS, 20 MARET 2008

Pembicara : Pastor Steven Goh ( CHC Singapura )

Yesaya 53 : 1 – 5

Apa yang dilakukan Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu, hari ini Tuhan masih mampu lakukan. Jauh sebelum Yesus lahir di muka bumi Yesaya telah menubuatkan penderitaanNya, dan itu digenapi ketika Yesus lahir. Yesus bersedia menanggung segala dosa, penyakit dan kelemahan kita ( Roma 3 : 21-25 ), tetapi Dia ditolak oleh orang-orang yang dikasihiNya. Yudas menjual Yesus kepada imam-imam Yahudi, Petrus menyangkal Yesus 3 kali sebelum Yesus disalibkan, bahkan bangsaNya (Israel) menolak Yesus sebagai Mesias. Tetapi Yesus tidak terpengaruh oleh penolakan itu. Yesus lahir untuk memenuhi tujuan Allah yaitu membebaskan kita manusia dari kutuk dosa yaitu sakit penyakit dan kematian. Yesus sudah disalib 2000 tahun yang lalu bahkan Dia sudah tidak terpaku di salib sejak 2000 tahun yang lalu. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit dalam tubuh kita lagi karena sejak 2000 tahun yang lalu Yesus, Anak Allah telah mengambil dosa kita dan menanggung sakit penyakit kita dalam tubuhNya!

Yesus menjadi pendosa ganti kita, sehingga kita tidak lagi disebut pendosa melainkan disebut anak-anak Allah. Di kayu salib Yesus dijadikan dosa. Betapa berat penderitaan yang ditanggung Yesus hingga Dia merasa ditinggalkan oleh Bapa. ( Matius 27 : 45 – 46 ). Bapa yang Kudus tidak dapat melihat kepada Yesus karena Yesus telah dijadikan dosa. Bapa memalingkan muka dari Yesus, tetapi Bapa tidak pernah meninggalkan Yesus! Bapa turut menderita dengan Yesus karena Bapa dan Yesus adalah satu. Oleh bilur-bilur di tubuh Yesus kita disembuhkan, baik secara roh, jiwa maupun tubuh. Itu adalah kuasa Yesus, kuasa Salib Yesus. Oleh bilur-bilur Yesus, kita yang percaya dengan hati, hidup kita tidak akan pernah sama lagi.

Yesus disalib bukan hanya mengambil sakit dan dosa kita tetapi mematahkan semua kutuk ( Galatia 3 :13 ). Kemiskinan dan sakit penyakit adalah kutuk dan itu pekerjaan iblis. Jika kita percaya dan lahir baru dalam Roh, Yesus hidup dalam kita dan kita dibebaskan dari kutuk itu. Kita bebas seutuhnya. Jangan fokus pada sakit kita, tapi fokuslah pada Firman Allah. Firman Allah adalah obat dan vitamin yang menyembuhkan tubuh kita. Dengan mengenal Firman Allah kita mengerti janji-jani Allah ( Filipi 4:19 ) bahwa Allah memenuhi semua kebutuhan kita menurut kekayaanNya. Kita menjadi kaya dalam kebijaksanaan (wisdom) dan menjadi bijak (wise) dalam hidup, sehingga kita bijaksana mengelola keuangan kita dan tidak kekurangan, kita mempunyai kekayaan lebih dari cukup untuk memberkati orang lain. Kemakmuran bukan hanya untuk diri kita, tetapi makmur (prosperity) berarti berapa banyak kita bisa memberkati orang lain !

Read Full Post »